Rabu, 18 Januari 2017

Demi Gaet Griezmann, MU Siap Lakukan Hal Ini

Liputan6.com, Jakarta Rencana Manchester United (MU) untuk menambah amunisi mereka di bursa transfer musim dingin 2017 tampaknya tak main-main. Ada beberapa pemain yang sudah menjadi bidikan mereka, salah satunya adalah bomber Atletico Madrid Antoine, Griezmann.

Dalam beberapa bulan terakhir, nama Griezmann memang menjadi sorotan banyak pihak. Itu karena ada beberapa tim besar Eropa yang ingin merekrutnya, termasuk MU. Hal itu bisa dimaklumi mengingat Griezmann menunjukkan kinerja luar biasa bersama Atletico dan Timnas Prancis.
Sebelumnya, Madrid dilaporkan menjadi tim yang difavoritkan meminang Griezmann. Namun, peluang itu kini beralih ke MU. Pelatih Jose Mourinho tampaknya menilai Griezmann sebagai penyerang masa depan yang dibutuhkan MU.

Tak main-main, seperti dikutip The Sun, manajemen MU siap menggelontorkan dana hingga 60 juta pounds atau hampir setara Rp 1 triliun. Jika benar tawaran sebesar itu yang dilayangkan, tim-tim lain yang juga meminati Griezmann tentu menjadi berpikir dua kali.

Iri kepada Ronaldo dan Messi, Griezmann Sampai Ngamuk

 Madrid - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi adalah dua pemain yang jarang mendapat pertanyaan mengenai masa depannya. Berbeda dengan penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann yang masa depannya selalu menjadi bahan perbincangan.

Ronaldo dan Messi memang sudah menjadi ikon di klubnya masing-masing. Bicara soal Ronaldo, pikiran orang tentu langsung tertuju pada Real Madrid. Begitu juga saat bicara soal Messi yang tentu langsung tertuju pada Barcelona.
Itu yang membuat Ronaldo dan Messi jarang mendapatkan pertanyaan mengenai masa depannya. Meski Messi sendiri belum meneken kontrak baru, banyak yang meyakini ia akan tetap menjadi pemain Blaugrana. Situasi ini yang membuat Griezmann iri dengan kedua pemain itu.

"Saya tidak suka pertanyaan tentang masa depan saya. Pemain seperti Ronaldo, Messi atau (Gareth) Bale tidak ditanya soal apa yang akan terjadi tahun depan dan di mana mereka akan bermain. Saya menikmati hidup di Atletico, jangan tanya soal masa depan saya," tutur Griezmann seperti dikutip Soccerway.

Berbeda dengan Ronaldo dan Messi, Griezmann justru terus menghadapi pertanyaan mengenai masa depannya. Padahal, pemain pemain berusia 25 tahun itu baru saja memperpanjang kontraknya bersama Atletico pada Juni 2016.

Konsep Uang dalam Islam dan Konvensional

ads
Uang adalah alat tukar atau instrument yang cukup penting dalam proses transaksi ekonomi. Dengan hanya logam atau selembar saja, masalah ini dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Masalah kestabilan politik, kestabilan ekonomi, keluarga, sosial, dan lain sebagianya. Bukan hanya sekedar penting tentunya, uang memang dibutuhkan untuk manusia bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
Islam sebagai agama yang mengatur keseluruhan hidup manusia, memberikan informasi, landasan atau dasar-dasar mengenai konsep yang dalam islam. Konsep uang dalam islam juga memiliki perspektif konvensional, yaitu pandangan yang dilihat oleh kacamata non ajaran islam.
Berikut adalah penjelasan mengeni konsep uang dalam islam dan perspektif konvensional, agar umat islam dapat memahami betul konsep ini dan diaplikasikannya dalam kehidupan sesuai aturan Allah SWT.

Fungsi Uang Menurut Islam

Uang menjadi hal yang juga dibahas dalam islam, terutama masalah kedudukan, fungsinya, dan sesuai Prinsip-prinsip Ekonomi Islam. Kedudukan dan fugsi uang sangat penting diketahui karena dengan menempatkan dan mendudukkanyya secara salah, maka manusia akan salah juga dalam menjalankannya di kehidupan Berikut adalah bagaimana uang dalam perspektif islam, khususnya dalamk kedudukan dan fungsinya.
  1. Alat Tukar dalam Transaksi Ekonomi
Di dalam islam, uang berfungsi sebagai alat tukar untuk proses transaksi ekonomi. Alat tukar berarti uang memiliki nilai tertentu yang setara jika dibandingkan dengan harga yang ditetapkan dalam proses ekonomi atau jual beli. Islam menempatkan uang bisa dalam bentuk emas, perak atau dinar. Konsep mata uang ini tentunya berbeda-beda antar masing masyarakat dan bangsa. Hanya saja, di zaman Rasulullah dulu, emas, perak, dan dinar menjadi mata uang utama yang digunakan.
Dalam masa saat ini tentu saja mata uang sangat bervarian dan berbeda. Untuk itu, terdapat konversi yang dapat menyeimbangkan nilai mata uang di satu negeri dengan negeri lainnya dengan berpatokan pada standart yang sama.
  1. Menunjang Misi Khalifah fil Ard
Uang ditujukan sebagai penunjang kehidupan. Misi kehidupan manusia di muka bumi adalah sebagai khalifah fil ard. Untuk itu, uang ini hakikatnya adalah sebagai instrument atau alat bantu manusia dalam menjalankan misinya tersebut harus dipertanggungjawabkan kelak di akhirat. Hal ini menjadi bagian dari Tujuan Ekonomi Islam.
Khalifah fil Ard artinya memberikan kemakmuran, menegakkan keadilan, menciptakan kesejahteraan dan hukum keseimbangan di muka bumi. Khalifah fil ard artinya juga mengoptimalkan apa yang telah Allah titipkan di muka bumi kepada manusia agar hasilnya berkah dan dapat dimanfaatkan oleh manusia. Untuk itu, sebagai penunjang maka uang tidak perlu berlebihan atau menjadi megah mewah dalam hidup.
Untuk bisa mendapatkannya maka manusia harus berikhtiar salah satunya dengan memiliki uang. Seorang petani yang bekerja mengolah sawah pun membutuhkan uang untuk optimalisasi ladangnya, seperti membeli pupuk, membeli dan memelihara kerbau, membeli peralatan, dsb.
  1. Bukan Sebagai Tujuan Hidup
Uang dalam islam bukan sebagai tujuan hidup, sebagaimana orang-orang matrialistis, melainkan sebagai alat saja. Ada banyak sekali orang yang terjebak antara mencari uang dan mencari uang untuk tujuan tertentu. Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk mencapai tujuan hidup berupa peraihan uang. Islam mengajarkan keselmatan hidup, ketauhidan, misi pembangunan, dengan uang sebagai tujuannya. Bukan justru uang yang membudakkan manusia, justru manusia harus dapat menjadikan uang takluk padanya.
Uang hanya bagian dari Transaksi Ekonomi dalam Islam, Ekonomi Dalam Islam, dan Hukum Ekonomi Syariah Menurut Islam.Bukan menjadi tujuan dari ekonomi itu sendiri.
  1. Dapat Menjadi Ujian dan Cobaan Hidup
Uang merupakan bagian dari harta manusia. Ada banyak uang dan minimnya uang dapat membuat ujian kehidupan manusia. Allah melarang umat islam untuk miskin atau tidak memiliki harta, namun Allah pun menyuruh manusia untuk tidak hidup berlebih-lebihan. Kehidupan sederhana dan cukup adalah yang seharusnya dipikirkan dan dijalankan oleh umat islam.
Sebagaimana sahabat dan Rasul terdahulu, kehidupan mereka yang bergelimpangan harta tidak membuat mereka tidak menyembah dan lalai kepada Allah. Begitupun dalam kondisi terhimpit, mereka tetap bersyukut dan menjalankan kehidupan mereka dengan ibadah sebaik mungkin.
Sponsors Link

  1. Harta, Nikmat, dan Titipan Allah
Uang adalah harta yang memang Allah titipkan kepada manusia. Uang dalam islam ditempatkan Allah sebagai harta dan kenikmatan yang harus manusia syukuri. Uang seharusnya bukan menjadi penghalang bagi manusia untuk dapat beribadah kepada Allah dengan sebaik-baiknya.
Kita dapat mencontoh Nabi Sulaiman. Ia seorang Nabi yang hidup dalam kecukupan, harta yang cukup berlimpah namun tetap rendah hati juga tetap menyembah Allah dengan sebaik-baiknya. Harta yang dimiliki dikelola dengan baik dan dioptimalkannya untuk dapat membangun negerinya dan masyarakat yang dipimpinnya.
Selain itu, umat islam juga harus mengetahui hal-hal ekonomi islam lainnya seperti Macam-macam Riba, Hak dan Kewajiban dalam Islam, Fiqih Muamalah Jual Beli, dan Jual Beli Kredit Dalam Islam, agar dapat menjalankannya sesuai tuntunan islam.

Perbandingan dengan Konvensional

Konsep uang dalam perspektif konvensional tentu sangat berbeda dengan islam. Perspektif konvensional dihasilkan oleh para ilmuwan-ilmuwan yang belum tentu seusai dengan prinsip keseimbangan islam. Hal ini adalah beberapa konsep uang dalam konvensional.

Manchester United Bakal Penuhi Keinginan Antoine Griezmann


Manchester United Bakal Penuhi Keinginan Antoine Griezmann
Manchester United kabarnya hampir pasti akan merekrut Antoine Griezmann pada bursa musim panas. Foto/Istimewa
A+ A-

MANCHESTER - Manchester United (MU) sudah menyusun cara untuk memboyong Antoine Griezmann ke Old Trafford. Setan Merah akan menyodorkan 100 juta pounds pada Atletico Madrid akhir musim nanti.

MU masih ingin terus mendatangkan pemain bintang. Setelah merekrut Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan sampai Paul Pogba yang kini jadi pemain termahal dunia, pelatih Jose Mourinho ingin pula memiliki Griezmann.

Mourinho ingin memakai jasa Griezmann guna menambah daya ledak MU. Maklum, pemain tersubur MU di Liga Primer saat ini cuma Ibrahimovic. Terlebih, bomber asal Prancis itu tertarik jadi anggota The Red Devils.      

Bukan rahasia lagi kalau Griezmann ingin menemani Pogba yang merupakan kompatriotnya. Selain itu, Atletico juga diberitakan sudah menemukan calon pengganti jika Griezmann jadi meninggalkan Vicente Calderon.

 Agar proses kepindahan Griezmann ke Theatre of Dreams pada bursa musim panas berjalan mulus, MU bersedia membayar 100 juta pounds. Jumlah itu lebih tinggi dari harga pasarnya yang menurut Transfermarkt bernilai 70 juta pounds.

Dengan tawaran sebanyak itu, Atletico dipercaya akan mempersilakan Griezmann pergi walau masih punya kontrak hingga 30 Juni 2021.

5 Asas Sistem Ekonomi Islam – Pengertian dan Landasan

ads
Ekonomi adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Setiap hari manusia selalu bersentuhan dengan aktivitas ekonomi mulai dari melakukan produksi, konsumsi, ataupun distribusi. Dalam hal ini, tentu saja ekonomi adalah hal mendasar atau penting bagi kehidupan manusia.
Dengan aktivitas ekonomi itu pula, manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya seperti makan, minum, berumah tangga, dan menjalankan aktivitas lainnya. Ekonomi yang tidak mampu dipenuhi, tentu saja akan membawakan dampak yang siginifikan bagi hidup manusia. Seperti kemiskinan, pencurian, kejahatan, dan hal-hal mudharat lainnya.
Walaupun penting dalam kehidupan manusia, ekonomi bukan-lah tujuan hidup manusia. Untuk itu, ekonomi hanyalah sebagai bagian dari sektor hidup manusia dan harus dilakukan berlandaskan kepada hukum-hukum yang telah Allah berikan. Dalam hal ini, islam memiliki asas-asas yang diperuntukkan kepada manusia, agar dalam aktivitas ekonomi dapat beruntung, bermanfaat, dan membagikan rahmat bagi semesta alam.

Pengertian Sistem Ekonomi Islam

Sistem ekonomi islam tentu sangat berbeda dengan sistem ekonomi pada konsep atau ideologi lainnya. Konsep sistem ekonomi islam pada dasarnya mengarah kepada hukum-hukum keadilan dan keseimbangan semua aspek agar dapat berjalan dengan baik, sesuai fitrah yang sudah Allah tentukan.
  1. Perbedaan Dengan Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem ekonomi islam tidak sama dengan sistem ekonomi liberal atau kapitalis yang menitik beratkan sistem ekonomi hanya pada orang kaya dan para pemilik modal. Orang atau masyarakat miskin menjadi masyarakat yang termarginalkan karena mereka tidak memiliki daya atau kuasa. Orang-orang seperti buruh, rakyat kecil, pekerja yang tidak memiliki modal banyak, hanya dianggap sebagai capital atau modal bagi penguasa atau pemilik modal.
Pada hakikatnya tentu ini sangat bertentangan dengan manusia yang pada dasarnya adalah makhluk yang memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi khalifah di muka bumi. Untuk itu walaupun sebagai pekerja, buruh, atau rakyat kecil mereka tetaplah manusia yang harus berdaya dan mandiri. Bukan hanya sebagai aset atau modal. Maka itu konsep islam tidaklah sama dengan mereka yang sangat individualis dan menganut sistem pasar bebas atau kompetisi bebas.
  1. Perbedaan Dengan Sistem Ekonomi Sosialis
Di sisi lain, islam pun juga tidak sama dengan konsep sosialis. Konsep sosialis beranggapan bahwa semuanya yang ada di muka bumi ini harus dianut dengan sistem sama rata sama rasa, karena hal ini dianggap sebagai keadilan. Tentu islam tidak menganut hal seperti itu karena dalam konsep islam hak-hak individual tetaplah dihargai dan diangkat tanpa mengesampingkan konsep keadilan pada sosial.
Untuk itu, dalam konsep islam terdapat aturan dan sistem zakat, infaq, shodaqoh sebagai sistem sosial yang berlaku bagi para pemilik harta. Zakat dan infaq adalah bukti bahwa islam menghargai hak individual dan mengangkat kepedulian sosial, sebagai keseimbangan ekonomi.

Landasan Sistem Ekonomi Islam

Untuk dapat memperjelas konsep islam, berikut adalah landasan dan asas-asas sistem ekonomi islam, agar umat islam semakin menyadari betapa seimbang dan adilnya sistem ekonomi islam yang Allah turunkan.